Nganggur Saat Pandemi

 Tulisan ini menceritakan tentang singkat penglaman saya baik dalam mencari kerja atau di dunia kerja.


Oke kita mulai saja dari 2019 tepatnya di bulan agustus :

Saya bekerja sebagai seorang IT disana. Perusahaan ini terbilang cukup baru di daerah kuningan jakarta selatan, saya suka pada perusahaan ini karena ini  perusahaan start up , namun ada hal-hal yang menyebabkan saya harus resign dan hanya bertahan beberapa bulan saja, ya hanya 4 bulan. Salah satu faktor nya mungkin ya lingkungan dan tekanan kerja. skip sampe pada akhir nya resign dan belum mendapatkan pekerjaan baru.

November 2019

Disini adalah awal saya menganggur kembali, perasaan lega tidak beban pikiran lagi. Tapi semakin waktu berlalu saya belum juga mendapatkan pekerjaan menjadi beban pikiran saya lagi. Padahal sebelumnya sudah ada interview kesana kemari, dari yang diremehkan sampai di PHP. Pernah suatu ketika sampai pada tahap akhir ya tapi ujung-ujungnya tidak ada kabar. hari demi hari saya lalui dengan berdoa saya sholat malam hampir setiap hari. Sampai akhirnya pada desember 2019 ada 2 offering masuk dari perusahaan.

Desember 2019

Ya dibulan ini ada bulan dimana saya mulai bekerja kembali, 2 perusahaan ini adalah perusahaan outsourcing yang menurut saya dari segi penempatan cukup menarik serta salary yang diterima. Saya menerima offering di perusahaan tersebut salah satunya untuk penempatan di salah satu TOP BUMN . Disini jujur saya bangga sekali tapi saya bukan sebagai karyawan asli disasana melainkan karyawan mitra kerja. Disana saya kembali mengambil posisi IT. kembalilah saya bekerja  di bulan desember ini, rekan-rekan disini sangat baik dan sangat suportif sekali jujur saya betah disini dibanding perusahaan sebelumnya.

Namun hampir ada setahun saya memutuskan kembali resign, karena disini saya sadar hanya jadi karyawan kontrak saja tidak bisa menjadi karyawan tetap. Sampai pada akhirnya di bulan september 2020 saya mengajukan resign.

September 2020

Saya kembali resign walupun belum ada pekerjaan pengganti , ntah kenapa saya bisa melalukan hal ini resign belum ada pekerjaan pengganti. Hari demi hari saya lalui dengan interview yang dimana ketika interview diremehkan, php , dan lainnya sudah menjadi makanan sehari-hari saya. Disini saya mulai putus asa saya mulai merenung apakah rezeki saya sudah selesai sampai disini? yang sehari-harinya saya memohon doa, tahajud, sholat mulai saya tinggalkan. Menurut saya ini percuma kenapa? saya tidak dapat apa-apa hanya penolakan-penolakan setiap hari yang saya terima.


Oktober 2020

Akhirnya saya bekerja kembali di salah satu perusahaan IT , review perusahaan ini sangat positif bagi saya dari proses seleksi yang cepat dan proses interview yang tidak menyudutkan kandidatnya maksudnya tidak seperti introgasi pelaku kriminal. Mungkin teman-teman pembaca pernah merasakan interview seperti layaknya orang kriminal. akhirnya saya masuk perusahaan ini dan mulailah saya bekerja.

November 2020

Masuknya lah di perusahaan ini suasana kerja disini menurut saya cukup berbedaa di perusahaan sebelumnya sangat kuat sekali teamworknya. Tapi disini saya melihat cenderung individualis tapi tetap saya enjoy menjalaninya. kita skip ke 2021

April 2021

Rekan kerja saya yang satu ini ntah kenapa kalau salah tidak pernah mau ngaku, menurut saya disini jelas-jelas salah dia karena dia tidak teliti memeriksa barang dari cust. Oh iya pekerjaan saya disini berhubungan dengan cust, dan akhirnya sampai-sampai pak bos membuat aturan baru bahwa segala unit yg masuk harus ada saksi yg melihat agar memasukan unit tersebut bisa tanggung jawab kalau ada apa-apa sebelum berpindah tangan ke tim lain. Ada lagi rekan saya kalo yang ditanya jawabanya selalu "Tidak Tau" ya selalu di jawab itu padahal bohong banget kalo dia gak tau . Yah nano-nano lah dimari, tapi dilain sisi mereka mau membantu satu sama lain. kita skip ke Mei 2021


Mei 2021

Di akhir bulan mei ini mulai terdengar kabar pengurangan pegawai , dan benar rekan-rekan saya mulai tidak ada yg diperpanjang kontrak nya, per tim saya lihat satu-persatu namanya hilang. di divisi lain pun juga sama mau pegawai kontrak/tetap pun kena juga. Disini saya mulai khawatir apakah saya lanjut atau tidak? . Setelah saya perhatikan kondisi lanjut tidak lanjut menurut saya sama saja suatu saat akan "kena" karena rekan saya yg baru 5 bulan kerja pun tidak dilanjutkan kontraknya, yang saya tau kalau misalkan 1 TIM ada 3 orang 1 orang akan keluar kalau 5 orang akan ada 3 orang yg keluar. Kebetulan tim saya ada 3 , 2 orang senior lama yg cukup diandalkan sedangakan saya masih baru.

Juni 2021

Akhirnya saya putuskan untuk tidak lanjut di perusahaan tersebut, saya resign lagi di tengah pandemi ini, dan saat ini pun saya belum memiliki kerjaan kembali. Saat ini ya saya nganggur, saya sudah interview sana sini tapi belum ada hasilnya selalu gagal di tahap akhir.

Juli 2021

Sudah ada offering dari perusahaan namun saya tolak karena posisi saya diubah dari apa yang saya lamar ( sial banget saya disini ) lalu saya gagal tahap akhir di perusahaan yang bener2 saya inginkan. Dan saat ini saya masih nunggu apakah saya lolos di salah satu perusaan asing yang saya inginkan karena sebelumnya saya sudah tchnical test dengan user dan user nya terkesan katanya dengan hasil tesnya dan saya pun juga sudah interview dengan manajer. Tapi sudah 3 hari ini saya baru follow up ke HR nya karena hati mengatakan saya yakin lolos disini. Ya ntahlah saya nganggur dulu kayaknya ntah sampai kapan lagi, semoga saya lolos disini. Bersambung ~


Komentar